orxhestra.jpg

Dalam orkestra, setiap pemain harus bisa memainkan alat musiknya masing-masing. Suara yang berbeda dari setiap alat musik saat dimainkan bisa menghasilkan alunan musik yang merdu.

Mengapa bisa begitu ???

Pertama,     setiap pemain menguasai alat musiknya.

Kedua,         seluruh pemain sepakat memainkan lagu yang sama dalam waktu yang   bersamaan.

Ketiga,        setiap pemain tunduk pada partitur / teks yang dilihatnya.

Keempat,     dirigen melakukan tugasnya dengan baik.

Peran setiap pemain orkestra menjadi kunci penentu keberhasilan. Jika ada pemain yang kurang mahir memainkan alat musik, ia akan menggangu pemusik lain. Tapi meskipun semua pemain mahir memainkan alat musiknya jika mereka tidak lebih dahulu sepakat untuk memainkan lagu apa, musik yang terdengar akan kacau. Mematuhi partiatur / teks berarti Job Description dan mengikuti perintah dirijen juga menjadi suatu keharusan.

Dalam manajemen suatu Perusahaan terdapat berbagai macam fungsi yang harus dijalankan oleh seluruh  karyawan, Tiap fungsi ada pedoman kerjanya, ada sasaranya ( Visi, Misi dan sasaran mutu ) ada managernya dan Top Management ( dirigen) sehingga  setiap jabatan  harus menjalankan fungsinya dan bekerjasama untuk mencapai sasaran yang telah disepakati.

Struktur organisasi perusahaan mengambarkan keadaan umum susunan management perusahaan yang mengambarkan jabatan dan tugas serta fungsinya dan saling ketergantungan  dalam bekerjasama.  Struktur organisasi berguna untuk :

  1. Menguraikan jabatan, tanggung jawab dan batasan wewenang.
  2. Memperjelas peta komunikasi antar bagian
  3. Meperlihatkan keterkaitan antar bagian dan kerjasama
  4. Memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia
  5. Memperlihatkan jenjang karir
  6. Memperkenalkan perusahaan
  7. Menyusun anggaran

Joe Kamdani “ dalam bukunya  Demensi SDM “ membedakan antara manajemen yang membuat policy making ( jajaran Top Management ) dengan manajemen yang melaksanakan kebijakan  ( jajaran manager ), yang keduanya saling butuh kerjasama untuk mencapai hasil yang sudah ditetapkan. Dalam kerjasama tersebut seperti bola bowling yang diberi garis tengah, sebelah kanan policy making dan sebelah kiri operasional. Kalau bola sudah dilontarkan untuk menjatuhkan seluruh pin, tidak ada lagi posisi kiri dan kanan maupun atas dan bawah kalau bola tersebut dipecah kiri dan kanan yang terjadi bola tersebut tidak bisa digulirkan

Dalam percakapan manajemen kita sering mendengar kata fungsi” tangung jawab, komonikasi, koordinasi, konseling promosi dan lain-lain agar kita dapat menggunakan kata-kata tersebut dengan benar dan pada tempatnya perlu dipahami satu persatu artinya “

Fungsi adalah uraian tentang tugas pekerjaan dan pertanggungjawaban yang harus dilakukan  oleh seorang pejabat sesuai dengan kedudukannya dalam struktur organisasai.

Tanggungjawab adalah memeberikan keterangan atau penjelasan kepada atasan tentang terjadinya suatu peristiwa  atas keadaan yang diharapkan atau yang tidak diharapkan baik akibat dari pekerjaan sendiri atau suruhan orang lain, dimana yang bersangkutan harus menanggung resikonya entah negatif atau  positif.

Komunikasi, adalah hubungan antar individu maupun antar kelompok untuk saling menyampaikan berita, informasi, laporan, pikiran atau ide, sedangkan komunikasi ada dua macam yakni functional communication yaitu komunikasi yang memperhatikan hiraki jabatan contohnya  laporan bawahan kepada atasan atau koordinasi antar bagian, hal tersebut terlihat dalam bagan struktur organisasi dan job description  dan nonfunctional communication adalah  komunikasi lain yang tanpa memperhatikan hiraki jabatan.

Hal penting yang dilakukan dalam berkomunikasi harus dilakukan secara dewasa, terbuka dan jujur ( Open, transparent and honest ) dalam komonikasi tidak mengarah pada orangnya tetapi pada obyek, masalah dan solusinya. Perusahaan tidak efektif bila tidak ada komonikasi the three wise monkeys mengatakan “ I hear no evil, I see no evil and I speak no evil “ justru sebaliknya kita harus menjadi pendengar, pengamat dan pembicara yang baik.

Koordinasi, adalah penyatuan pandangan pikiran atau kegiatan beberapa orang atau bagian untuk menperoleh power atau hasil yang akan dicapai. Contoh koordinasi adalah seorang musik director yang sedang memimpin orkestranya.

Konseling, adalah pembicaraan dua arah antara dua individu atau kelompok dimana satu pihak karena profesi, pengalaman dan kemampuannya memberikan petunjuk, konsultasi, pengarahan dan bimbingan kepada pihak lain.

  

Materi bersumber dari Demensi SDM edisi 6 Januari ~ Pebruari 2003.