wcg_graz_2008.jpghttp://www.worldchoirgames.info/

SUARA PEMBARUAN DAILY


Sebanyak 70 negara akan mengirimkan perwakilannya dalam kompetisi paduan suara internasional yang akan diselenggarakan di Graz, Austria, pada 9-19 Juli 2008. Diperkirakan lebih dari 10.000 penyanyi dan pengunjung dari berbagai belahan dunia akan meramaikan 5th World Choir Games Graz, Austria, itu.Panitia penyelenggara Inkultur Foundation, dalam keterangan persnya menyebutkan para peserta festival akan memperebutkan sejumlah medali dalam 28 kategori pertunjukan, baik gala konser maupun pertunjukan dibawahnya. Selain pertandingan dalam festival itu juga dilangsungkan sejumlah acara pendukung seperti seminar dan lokakarya.

Kota Graz yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan dinilai akan memberikan nuansa yang berbeda dengan penyelenggaraan kompetisi paduan suara sebelumnya.

Graz ini telah dipersiapkan untuk penyelenggaraan konser paduan suara bertaraf internasional. Selain itu negara bagian Stetiermark dipercaya sebagai salah satu tempat perlintasan budaya antar masyarakat Eropa.

Untuk penyelenggaraan kali ini kelompok-kelompok paduan suara itu dibeda-bedakan berdasarkan usia serta jenis kelamin. Selain itu juga dibedakan berdasarkan jenis musik yang diperdengarkan, seperti musik rohani, kontemporer, jazz, dan foklor. Sehingga panitia membedakan menjadi 28 kategori.

Penyelenggaraan festival paduan suara sedunia ini pertama kali dilakukan Kota Linz, Austria, pada 2000. Saat itu sejumlah penyanyi dari berbagai belahan dunia datang untuk berkompetisi. Penyelenggaraan itu menjadi sejarah karena merupakan ajang pertama kali dan terbesar musisi paduan suara dari berbagai tempat untuk berkumpul.

Penyelenggaraan kedua pada tahun 2002 di Pusan, Korea Selatan, pun tidak kalah menariknya. Pusan yang merupakan kota pelabuhan ternyata bisa memberikan kesan yang berbeda dalam pertandingan paduan suara itu. Sementara yang paling menghebohkan adalah penyelenggaraan festival keempat, di Xiamen, Tiongkok pada tahun 2006. Saat itu, hadir 400 paduan suara dengan jumlah peserta mencapai 20.000 penyanyi yang berasal dari 80 negara.

Gagasan penyelenggaraan kompetisi paduan suara ini sebenarnya adalah untuk menginspirasi peserta dalam merasakan kekuatan dari interaksi yang menantang kesetaraan antarbangsa melalui menyanyi bersama. Apalagi jika berhasil menjadi pemenang, peserta berhak mengumandangkan lagu kebangsaannya.

Dalam festival ini juri biasanya menggunakan sistem penilaian standar. Penilaian ini bersifat normatif berdasarkan latar belakang dan evaluasi seni dari penampilan peserta pada saat kompetisi.

Juri akan memberikan evaluasi teknis (intonasi dan kualitas produksi suara) dan evaluasi artistik (ketaatan pada partitur dan impresi artistik keseluruhan) dengan standar yang ditentukan, sehingga tidak tentu harus ada peraih medali emasnya.

Prestasi Indonesia dalam bidang ini sebenarnya tidak terlalu memalukan. Tahun lalu, wakil Indonesia memperoleh lima emas, tujuh perak, dan satu perunggu. Tim Indonesia menempati posisi di urutan keenam dunia. [K-11]


Last modified: 3/5/07