cmcor.jpgPeringatan! Bagi yang mau serius membaca tentang Santa Claus, anda salah alamat. Silahkan cari di situs lain karena postingan ini hanya akan membawa anda ke arah kengawuran.

Santa Claus… Pernahkah anda berpikir siapakah jati diri sesungguhnya dari kakek gendut yang satu ini? Apa pekerjaan dia sehingga dia bisa mempunyai banyak uang untuk kemudian dibelikan kado yang dibagikan ke anak-anak? Apa motif sesungguhnya dari kegiatan membagi-bagikan kado yang dilakukannya setahun sekali?

Buronan?

Begitu banyak nama alias yang dipakai oleh Santa Claus: Papa Noel, Father Christmast, Babbo Natale, dst. Mengapa seseorang mempunyai nama alias yang begitu banyak? Kalau hanya karena nama panggilan, pastilah tidak perlu sebanyak itu. Satu-satunya alasan yang masuk akal bagi seseorang untuk terus berganti nama adalah karena dia melarikan diri dari sesuatu. Dengan kata lain, Santa Claus adalah seorang buronan abadi.

Konon, menurut catatan sejarah yang tak pernah ada, Santa Claus adalah penjahat kambuhan dengan spesialisasi membobol rumah orang, mencuri dan merampok (Emangnya anda kira dari mana lagi Santa Claus memperoleh keahliannya memasuki rumah orang jika bukan dari praktek kejahatan?). 

Pada satu masa, ia dikenal sebagai Robin Hood (yang terkenal dengan pakaian hijaunya. Maklum, waktu itu warna merah blum ngetrend), di masa yang lain, ia dikenal sebagai Hattori Hanzo(waktu itu ia belum segendut sekarang. Masih cukup atletis untuk berperan sebagai ninja yang ngelompat dari genteng ke genteng). Jesse James, seorang “koboi” perampok terkenal juga dicurigai sebagai jelmaannya.

Menurut satu situs yang lain, Santa Claus hanyalah salah seorang imigran ilegal yang berpotensi meningkatkan angka kriminal dan memperberat beban jaringan sosial. Bahkan sampai ada arahan tentang bagaimana memperlakukan Santa Claus: “Ketika orang gendut itu masuk melalui cerobong asapmu tahun ini, nyalakan api dan usir dia karena dia adalah pekerja imigran ilegal”.

Karakter Fiksi(?) Terkaya?

Setiap tahunnya, Forbes mengeluarkan daftar 15 karakter fiksi terkaya.

Demikian daftar “Forbes Fictional 15″:

 Tahun 2002:
1. Santa Claus
2. Richie Rich
3. Oliver “Daddy” Warbucks
4. Scrooge McDuck (alias Gober Bebek)
5. Thurston Howell III
6. Willie Wonka
7. Bruce Wayne
8. Lex Luthor
9. J.R. Ewing
10. Auric Goldfinger
11. C. Montgomery Burns
12. Charles Foster Kane
13. Cruella De Vil
14. Gordon Gekko
15. Jay Gatsby

Tahun 2003-2004 data tidak ditemukan

Tahun 2005:
1. Santa Claus
2. Oliver “Daddy” Warbucks
3. Richie Rich
4. Lex Luthor
5. C. Montgomery Burns
6. Scrooge McDuck
7. Jed Clampett
8. Bruce Wayne
9. Thurston Howell III
10. Willy Wonka
11. Arthur Bach
12. Ebenezer Scrooge
13. Lara Croft
14. Cruella De Vil
15. Lucius Malfoy

Tahun 2006:
1. Oliver “Daddy” Warbucks
2. C. Montgomery Burns
3. Scrooge McDuck
4. Richie Rich
5. Jed Clampett
6. Mr. Monopoly
7. Bruce Wayne
8. Anthony Stark
9. Prince Abakaliki of Nigeria
10. Thurston Howell III
11. Willy Wonka
12. Lucius Malfoy
13. Tony Montana
14. Lara Croft
15. Mario (Bros)

Mengapa nama Santa Claus tiba-tiba hilang dari daftar di tahun 2006? Padahal di tahun-tahun sebelumnya, kekayaannya dicantumkan sebagai tak terhingga. Apakah Santa Claus jatuh miskin karena kalah berjudi di Las Vegas?

Ternyata “didakwa” menjadi karakter terkaya membuat kuping Santa Claus panas. Maklum, selama ini dia terus memalsukan laporan pajaknya. Mungkin juga Santa Claus marah dengan deskripsi dirinya di daftar tahun 2005. Ia dituduh mengeksploitasi peri dan pekerja anak:

Claus, Santa

Net Worth: $ ∞
Source: Toys, Candy
Age: 1,651
Marital Status: Married, no children.
Hometown: North Pole

North Pole’s tubby toy titan remains fiction’s richest character, despite ongoing strife with Elvish labor force. Elves bemoan low-wages, lack of health care coverage and union-busting tactics of “Claws.” Factory operations also dogged by several documented instances of child-labor. Santa retorts that “immortal” Elves don’t need health insurance, and says child-workers were being punished for being “naughty.” Analysts expect impact on toy and candy production to be minimal. Claus’ ultimate motivations for annual gift-giving orgy remain unclear. Speculated to be tormented by infinite wealth; embarks on annual around-the-world trip in a futile attempt to give it away. Others detect darker side, noting percentage of children receiving lumps of coal and ill-treatment of rare Finnish-bred flying reindeer. Claus himself plays it close to the vest, cryptically muttering “Ho! Ho! Ho!” Member since time immemorial. — Michael Noer

Padahal di tahun 2002, namanya juga sudah terdaftar sebagai karakter terkaya (walau diakui jika deskripsinya jauh lebih positif daripada deskripsi tahun 2005):

Claus, Santa

Age: 1,600 years plus
Source: Toys
Net Worth: $∞
Hometown: New York City; North Pole
Marital Status: Married, no children

Born in the fourth century as Nicholas of Myra in Anatolia, now southwestern Turkey. According to legend, gave away bulk of his inheritance to provide dowries for three beautiful–but impoverished–maiden sisters. Famously threw gold through girls’ chimney where it landed in their stockings drying by fire. Later Roman Catholic saint. Relics stolen by Italian merchants 12th century; bones now in Bari, southern Italy. Moved to U.S. by way of Holland; settled in New Amsterdam, later New York City. Changed name to Santa Claus, gained weight, grew beard. Toy manufacturing operations at North Pole yielding apparently unlimited wealth. Spends every Christmas Eve trying fruitlessly to give away fortune to little children. Keeping up with the times: Compressive of naughty and nice boys and girls now available on the Web. Passionate interest in artic wildlife: Large reindeer preserve includes rare flying and red-nosed specimens. Member since time immemorial. –Michael Noer

Tidak mau kejahatannya terbongkar lebih jauh, Santa Claus lalu “bermain kotor” dengan menghasut anak-anak kecil untuk mengirim email protes ke Forbes (kemungkinan dengan ancaman akan tidak diberikan hadiah jika anak-anak tersebut tidak ikut mengirimkan email protes ke Forbes). Sayangnya Forbes menyerah kepada teror email ini, nama “Santa Claus” tidak muncul di daftar tahun 2006. 

Namun dalam artikel pengantarnya, Forbes tetap yakin bahwa Santa Claus adalah karakter fiksi terkaya:

The biggest change to this year’s list comes at the very top. For the first time in the Fictional 15’s history, Santa Claus has been unseated from the number-one spot, replaced by defense contractor Oliver ”Daddy” Warbucks.

We still estimate Claus’ net worth as infinite, but we excluded him from this year’s rankings after being bombarded by letters from outraged children insisting that Claus is “real.” We don’t claim to have settled the ongoing controversy concerning Claus’ existence, but after taking into account the physical evidence–toys delivered, milk and cookies devoured–we felt it was safer to remove him from consideration.

Bagaimana dengan daftar tahun 2007? Apakah Forbes berani untuk mencantumkan nama Santa Claus kembali ke daftar Fictional 15?

Kita tunggu…

(moga-moga ada data tahun 2007)

 

Sumber http://www.bebekrewel.com/santa-claus/