The Micracle Of :The Four Fingered Pianist
Karena kasih sayang ibuku yang luar biasa lah yang membuat hidupku menjadi berarti. Aku tidak pernah sekalipun punya kesempatan menyesali apa yang orang katakan ‘kekurangan’ Bahkan aku tidak menyadari kalau aku hanya memiliki 4 buah jari tangan, dua di tangan kanan dan dua lagi ditangan kiriku. Aku juga memiliki sepasang kaki yang panjangnya hanya sebatas lutut. Menurut ibuku tersayang, hal itu tidak perlu dirisaukan. Tidak! Ibuku mengajariku bahwa aku harus menerima dan mensyukuri apa yang telah kupunya. Dan pada kenyataanya aku mampu melakukan aktifitas harianku seperti biasa. Aku mampu berjalan kemanapun aku mau pergi.

Sejak kecil aku belajar piano, sebuah alat musik yang amat aku cintai kedua dari cintaku kepada ibu. Aku berlatih sangat keras bahkan jadwal latihanku melebihi porsi latihan orang lain pada umumnya. Lewat tempaan beberapa orang guru, dorongan dari ibu tercinta akhirnya menjadikanku mahir memainkan peralatan musik tersebut. Bahkan banyak orang mengatakan kalau tingkat kemahiranku bermain dapat disejajarkan dengan para pianist besar dunia. Pengalaman terindahku adalah aku pernah bermain bersama Pianist besar sang maestro Richard clayderman di Whitehousenya Amerika. Kunci kesuksesan diriku, lagi-lagi akau katakan, kalau aku memiliki seorang Ibu yang hebat dan amat luar biasa. Bersama kasih sayangnya aku menjadi seperti sekarang ini. (Bar)

Sampai bertemu di acaraku :

Concert Piano By Hee Ah Lee

The Micracle Of :The Four Fingered Pianist

  • Hari : Minggu
  • Tanggal : 13 April 2008
  • Jam : 15.00 s/d selesai
  • Tempat : Yamaha Music Center Bldg Lantai V Jl. Jend Gatot Subroto kav 4 Jakarta.

Sumber: http://yamaha.co.id/index.php/news/more/hee-ah-lee-the-micracle-of-the-four-fingered-pianist/