Selasa, 24/6/2008 | 17:37 WIB Sumber Harian Kompas 

JAKARTA, SELASA–Kelompok paduan suara anak-anak dan remaja yang tergabung dalam “Jakarta Children & Youth Chorus” (JCYC) akan membawa tari-tarian dan lagu daerah di Indonesia untuk ditampilkan di “Hong Kong International Youth & Children’s Choir Festival” pada 16 Juli mendatang.

“Anak-anak akan membawakan lagu sambil menari diantaranya Tari Seudati, Tari Saman, Dayuang Palinggam, Marencong-rencong dari Bugis, Cublak-cublak Suweng, Ondel-ondel Betawi, dan Yamko Rambe Yamko,” kata Sekretaris Steering Commite JCYC, Malinda di Jakarta Selasa.

Ia mengatakan, tarian dan lagu tersebut akan dibawakan 27 anak-anak anggota JCYC dalam sebuah tema “The Spirit of Indonesia”. Selain mengirimkan kelompok paduan suara, JCYC juga mengirimkan tujuh anggotanya mengikuti kompetisi menyanyi solo.

Ia menambahkan tahun ini “Hongkong International Youth & Children’s Choir Festival” mewajibkan setiap kelompok paduan suara untuk menyanyikan lagu bertema Olimpiade Beijing. 

JCYC dengan konduktor oleh Rizal A Tandrio akan membawakan sebuah lagu  tentang semangat Olimpiade Beijing dalam sesi “The World Sing For Olympics”. Lagu tersebut diciptakan oleh musisi dan pianis, Ananda Sukarlan, khusus untuk penampilan JCYC di festival tersebut.

“Masing-masing kelompok memang diminta untuk membawakan sebuah lagu yang bertema Olimpiade Beijing. Tujuannya untuk promosi dan menggelorakan semangat Olimpiade Beijing,” katanya.

Konser Pra-Kompetisi

Sebelum tampil di Hongkong, JCYC akan menggelar konser pra-kompetisi yang akan berlangsung di Goethe-Haus pada 27 Juni dan di Singapura pada 9 Juli mendatang. “Dalam konser pra-kompetisi ini anak-anak akan tampil seperti halnya akan tampil di Hong Kong nanti. Mereka akan menari dan menyanyi dengan kostum dan koreografi tertentu,” kata Malinda.

Setelah menjalani konser pra-kompetisi, anak-anak JCYC akan mengikuti tahap karantina selama 10 hari menjelang keberangkatan ke Hongkong. Selama karantina tersebut kegiatan mereka terfokus pada latihan menyanyi dan menari.

“Mereka juga dibekali pengetahuan tentang budaya setempat, karena ada acara upacara pembukaan dan pasti ada interaksi dengan peserta negara lain,” tambahnya. Jakarta Children & Youth Chorus adalah paduan suara anak-anak dan remaja yang dipimpin Rizal Alexander Tandrio, sang konduktor. Kelompok ini berdiri pada 2005 lalu dan beranggotakan pelajar SMP dan SMA di Jakarta.

“Ada juga beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang menjadi anggota. Mereka ikut JCYC sejak masih SMA dan sekarang tetap aktif membantu anggota yang masih junior,” demikian Malinda. (ANT)   

JY